Belajar Pangan Lokal dengan Bu Vina
Bu Vina bertempat tinggal di Desa Sonorejo. Kesehariannya adalah bertani, biasanya saat musim hujan dia menanam padi di sawahnya dan pada saat musim kemarau, dia menanam kacang hijau di sawahnya. Bu Vina juga menanam jagung di kebunnya.
Pada hari Sabtu tepatnya pagi hari saya berkunjung ke kediamannya Bu Vina yaitu di Desa Sonorejo. Pada saat itu Bu Vina sedang bersantai di ruang tamu rumahnya, dan saya izin masuk dan di persilahkan untuk duduk. Setelah itu saya memperkenalkan diri saya kemudian saya bertanya kepada Bu Vina apakah dia bersedia untuk saya wawancarai tentang pangan lokal dan Bu Vina bersedia untuk saya wawancarai.
Wawancara pun saya mulai,yang pertama saya tanyakan ke Bu Vina adalah apa saja yang Bu Vina tanam.Bu Vina pun menjawab bahwa beliau menanam padi,kacang,dan jagung. Salah satu yang ditanam Bu Vina adalah kacang hijau. Menanam kacang hijau, sudah menjadi tradisi dalam budidaya pangan lokal. Tidak hanya Bu Vina, banyak petani lain yang juga menanam kacang hijau di Desa Sonorejo. Menurut Bu Vina untuk menanam kacang hijau diperlukan beberapa tahapan. Yang pertama dilakukan yaitu memilih biji kacang dengan kualitas yang bagus untuk kemudian disebarkan di tanah sawah yang sudah dilubangi (ditaju) sebelumnya, dan setelahnya tanah diratakan. Selanjutnya tunggu hingga tanaman kacang hijau tumbuh dan muncul daun untuk diberikan pupuk. Pupuk diberikan lagi ketika tanaman kacang hijau sudah berbunga. Dan ketika tanaman kacang hijau sudah berbuah maka diberikan pupuk lagi.